Black Purple Trendy Acid Brutalist Creative Presentation oleh Kelompok Taskbar.
Just another free Blogger theme
Kita Pergi Hari Ini - Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie.
Genre : Fantasi, Fiksi, Thriller, Horor, Petualangan.
Siapa yang menyangka kalau buku dengan sampul manis dan sinopsis yang menggemaskan ini ternyata menghadirkan dongeng gelap yang absurd serta brutal? Tentu saja semua itu tidak mustahil bagi Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie atau disingkat Ziggy Z. Sebelum itu, yuk kita kenalan dulu dengan penulisnya. Bagi orang-orang awam, mendengar namanya saja pasti banyak yang berpikir kalau Ziggy Z adalah seorang penulis dari luar negeri, namun nyatanya tidak. Ziggy Zesyazeoviennazabrizkie adalah penulis asal Indonesia yang lahir dan besar di Bandar Lampung. Dia juga telah telah menerbitkan lebih dari 30 buku dan buku ini adalah salah satunya.
"Kita Pergi Hari Ini" menceritakan tentang perjalanan 5 anak kecil mengelilingi Kota Terapung Kucing Luar Biasa bersama pengasuh mereka yang bernama Nona Gigi. Sesuai namanya, kota ini dipenuhi dengan kucing-kucing luar biasa yang dapat berjalan dengan dua kaki, menggunakan kedua tangan, bekerja, dan melakukan aktivitas lain layaknya manusia. I'd say this book is both disturbing and out of the box at the same time.
Disturbing karena ceritanya memang diluar nalar and makes me feel a lil bit uncomfortable (in a good way ofc). Jujur, aku terkecoh sama sampul dan sinopsisnya yang imut gemesin. Saat pertama kali beli buku ini, aku percaya kalau novel ini cuma novel petualangan biasa. Ternyata aku salah. Membaca buku yang halamannya aja gak sampai 200 ini perlu perjuangan keras, mental harus sekuat baja dulu.
Out of the box karena fantasinya kental banget banget tapi gak kayak cerita fantasi biasanya dan hal itu membuat membaca jadi seru. Alurnya bener-bener gak ketebak dan plot twistnya tak terduga. Ada kali setiap kalimat yang kubaca, aku pasti refleks ngomong 'hah?'. Bener-bener seaneh itu. Saking anehnya, aku sampai tarik ulur mau lanjutin baca buku ini lagi atau enggak. 'Lanjutin gak ya..? Penasaran sih, tapi malas mikir. Gas aja lah. Daripada penasaran mulu', kira-kira begitu isi pikiranku.
Mulai dari alur cerita, plot twist, hingga kebahasaan, semuanya bener-bener ciri khas kak Ziggy. Gaya bahasanya itu lhoo, absurd dan banyak kata kiasan, pokoknya ciri khas narasi kak Ziggy. Aku suka banget sama gaya kepenulisannya, it's like a love at first sight. Jarang ada penulis asal Indonesia dengan gaya bahasa seperti kak Ziggy. Meskipun alur ceritanya yang cukup aneh, sebenarnya novel ini mengandung banyak pesan-pesan tersembunyi. Akunya saja yang kurang peka sehingga harus baca ulang dulu.
Yang bikin aku kurang suka sama novel ini tuh penjabaran kondisi yang eksperimental. Entah karena aku kurang imajinasi atau bagaimana, tapi deskripsinya itu susah dicerna. Setiap ada bagian dimana penjelasan dari suatu tempat atau benda dimulai, otakku udah capek duluan karena harus memahami kata-katanya hingga harus membaca berulang-ulang baru paham.
Kalau diumpamakan, novel ini tuh kayak mimpi waktu demam. Ngerti kan? Overall, novel ini bukan jenis novel yang nyaman untuk kubaca berulang-ulang, jadi sekali baca saja udah cukup. Tapi tentu saja selera setiap orang itu berbeda-beda.
Kalo kalian mau baca review yang lain tentang novel "Kita Pergi Hari Ini", kalian bisa klik disini. Kalian juga bisa menonton interview dan diskusi bersama kak Ziggy terkait novel ini di youtube! Aku udah kasih videonya dibawah sini yaaa. Byee byeee.
Haloo haloo. Perkenalkan, aku Kinara Alifa Zahra, murid kelas 9 yang suka membaca tapi nilainya biasa saja. Ini adalah blog yang kubuat untuk review buku-buku yang telah kubaca. Mulai dari buku bertema fantasi, romantis, misteri, slice of life, yaaaa pokoknya aku baca buku yang menurut aku menarik. Aku juga membaca buku-buku dari penulis yang ada di luar negeri, jadi tidak hanya di Indonesia saja.
Aku lahir pada 17 November 2008 di Tulungagung tapi besar di Kediri, Jawa Timur. Sejak kelas 1 SD, aku sudah suka banget sama yang namanya baca buku. Dimulai dari komik ringan lalu lama-kelamaan menjadi novel tebal. Jujur aja nih, awal aku suka banget sama membaca itu karena manga Jepang. Semakin aku bertambah umur, orang tuaku mulai memberiku rekomendasi bacaan yang baru, yaitu novel. Aku ingat saat itu aku mulai dengan novel pendek karya anak-anak bangsa tapi aku kurang puas karena cepat tamat. Hingga akhirnya aku mulai membaca novel panjang dan malah kecanduan sampai sekarang hehehe.
Membaca dan menulis tentu ada kaitannya. Orang yang suka membaca biasanya juga suka menulis, itulah aku. Salah satu alasanku membuat blog ini tidak hanya karena tugas sekolah, namun juga untuk meluapkan hobiku. Aku mungkin belum profesional dalam menulis dan aku juga masih sering insecure dengan gaya kepenulisanku, tapi aku yakin aku pasti bisa berkembang seiring waktu berjalan. Just you wait!